Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 12T Pro, Wajib Tau!

Mode belanja Xiaomi 12T Pro yang menawarkan kamera 200MP membuat banyak pecinta HP bertanya-tanya tentang “saudara” mode belanja Xiaomi 12T reguler ini. Seperti biasa, Xiaomi kembali meluncurkan seri “T” sebagai alternatif dari seri andalan utamanya, yakni mode belanja Xiaomi seri 12.

Melihat dua tahun terakhir (2020 dan 2021), seri Xiaomi Mi 10T dan seri Xiaomi 11T lebih murah daripada angka Xiaomi. Namun, ini tidak berarti bahwa seri Xiaomi 12T akan mengikuti jalur yang sama.

Faktanya, Xiaomi 12T dan Xiaomi 12T Pro hadir dengan harga peluncuran yang menempatkan flagships (lebih dari 10 juta) dan flagship killer (7-9 juta) yang tidak lagi kelas menengah. Nah khusus kali ini tim Gadgetinku.com membahas versi Pro.

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 12T Pro, Wajib Tau!

Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan shopping mode Xiaomi 12T Pro? Lihat tabel di bawah ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangan dari HP ini, lihat kelebihan dan kekurangannya lebih detail di bawah ini.

Spesifikasi Xiaomi 12T Pro

Spesifikasi Xiaomi 12T Pro

  • Xiaomi 12T Pro
  • Layar AMOLED 6,66 inci
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1
  • RAM 8GB, 12GB
  • Memori internal 128GB, 256GB
  • Kamera 200MP (Lebar) 8MP (Ultra Wide) 2MP (Makro)
  • Baterai Li-Po 5000mAh

Kelebihan Xiaomi 12T Pro

Bahkan setelah mengetahui spesifikasi mode belanja Xiaomi 12T Pro, Anda mungkin masih bertanya-tanya tentang smartphone premium ini. Nah, cari tahu kelebihannya berikut ini!

1. Snapdragon 8+ Gen 1

Snapdragon 8+ Gen 1

Snapdragon 8+ Generasi Pertama setiap tahun, flagships bersaing untuk menggunakan chipset yang selalu dianggap terbaik. Tentu saja, pada tahun 2021, bagaimana sebagian besar flagship akan menggunakan Snapdragon 888 dan 888+ secara bersamaan tidak akan luput dari ingatan kita.

BACA JUGA :   Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S21 FE 5G

Nah, chipset yang akan menjadi basis HP premium di tahun 2022 nanti adalah Snapdragon 8 Gen 1 dan varian “plus”-nya yaitu Snapdragon 8+ Gen 1. Tidak terkecuali Xiaomi 12T Pro ini dan hadir dengan Snapdragon 8+ Gen 1. .

Penggunaan chipset ini sepertinya membuat konsumen ragu untuk memilih Xiaomi 12T reguler. Karena Dimensity 8100 Ultra-nya tidak sebagus Snapdragon 8+ Gen 1 dalam hal performa.

Snapdragon 8+ Gen 1 didasarkan pada manufaktur 4nm N4 (TSMC), yang mencakup delapan inti prosesor, atau konfigurasi yang biasa disebut sebagai “octa-cores”. 8 core ini dibagi menjadi 3 cluster.

Cluster pertama adalah cluster Prime dengan satu inti Kryo Prime dengan kecepatan clock 3,2 GHz, berdasarkan Cortex X2. Cluster kedua adalah cluster berkinerja tinggi dengan tiga inti Kryo Gold berukuran 2,75 GHz berdasarkan Cortex A710.

2. Salah Satu Layar Terbaik di Industri

Salah Satu Layar Terbaik di Industri

Fakta menarik dari layar Xiaomi 12T Pro adalah spesifikasinya yang hampir tidak berbeda dengan Xiaomi 12T biasa. Keduanya menampilkan panel AMOLED ultra-terang yang mendukung 68 miliar warna, kecepatan refresh 120Hz, dan sertifikasi HDR10+.

Resolusinya sama pada 1220 x 2712 piksel dalam rasio aspek 20:9. Ponsel kelas flagship umumnya cenderung menampilkan resolusi di atas rata-rata. Yang mengatakan, itu tidak lagi Full HD + 1080p. Faktanya, Samsung Galaxy S22 Ultra memiliki resolusi 1440p yang jauh lebih tinggi.

Selain HDR10+, Xiaomi 12T Pro juga dilengkapi dengan sertifikasi Dolby Vision. Ini adalah keunggulan yang tidak dimiliki Xiaomi 12T secara umum. Dolby Vision memungkinkan Anda untuk menampilkan konten HDR dengan kedalaman warna 12-bit di layar Anda dan menawarkan rentang dinamis yang sangat luas.

3. Resolusi kamera 200MP

Resolusi kamera 200MP

Seiring berjalannya waktu, resolusi kamera tampaknya semakin besar. Tidak lagi menawarkan resolusi 108MP seperti kebanyakan flagships. Sekarang Xiaomi 12T Pro hadir dalam resolusi tinggi 200MP! Seperti Motorola Edge 30 Ultra.

Kamera utama yang termasuk dalam konfigurasi triple camera ini menggunakan sensor Samsung HP1 dengan aperture f/1.7 dan ukuran sensor 1/1.22 inci. Dilengkapi juga dengan OIS, lensa ini menggunakan teknologi 16:1 pixel binning untuk menghasilkan output beresolusi 12,5MP.

BACA JUGA :   Bocoran Smartphone Realme 9 Pro

Kamera utama menjadi salah satu bintang utama ponsel ini, namun yang jelas ponsel ini hanya didukung oleh dua lensa pendamping biasa. Yakni, kamera ultra lebar 8MP (Samsung S5K4H7 ISOCELL) dengan FOV 120 derajat dan kamera GalaxyCore GC02 2MP dengan bukaan f/2.4.

Resolusi perekaman video yang didukung berkisar dari 24 FPS hingga 8K. Sedikit pengurangan dibandingkan dengan Xiaomi 11T Pro, yang mendukung 30 FPS. Kamera HP ini juga memiliki built-in stabilization untuk aktivitas pembuatan konten yang maksimal.

Kamera depan menggunakan sensor Sony IMX596 dengan resolusi Camera 20MP dan memiliki aperture f/2.2 dan ukuran sensor 1/3.47 inci. Camer depan ini menggunakan teknologi Quad Bayer, yang menggabungkan empat piksel yang berdekatan menjadi satu piksel raksasa untuk menghasilkan output gambar 5MP.

Kekurangan Xiaomi 12T Pro

Selain kelebihan, ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli Xiaomi 12T Pro. Yaitu seperti di bawah ini.

1. Daya Tahan Baterai Tidak Kompetitif

Daya Tahan Baterai Tidak Kompetitif

Dengan HP dengan kapasitas baterai 5.000mAh, pengguna tentu mengharapkan daya tahan yang luar biasa. Sayangnya, daya tahan baterai tidak sebaik yang diharapkan, menurut GSM Arena.

Karena Snapdragon 8+ Gen 1 hadir sebagai chipset, seharusnya lebih hemat daya. Namun nyatanya, daya tahan baterainya tidak sebaik seri Xiaomi 11T yang menjadi pendahulunya. Bahkan, Xiaomi 12T reguler masih mencatat daya tahan lebih lama.

Xiaomi 12T Pro diketahui hanya memiliki rating daya tahan 91 jam. Skor ini mewakili durasi 26 jam 30 menit selama panggilan, 11 jam 6 menit saat menjelajah, dan 17 jam selama pemutaran video.

Penulis percaya bahwa peringkat daya tahan kurang dari 100 jam adalah pemborosan baterai dan harus dihindari. Apalagi jika Anda ingin menggunakan HP untuk mobilitas tinggi. Xiaomi 12T reguler yang menjadi “adik”-nya justru mendapat skor rating daya tahan yang lebih baik yaitu 104 jam.

BACA JUGA :   8 Cara Membedakan HP OPPO Asli dan Palsu Secara Mudah

2. Tidak Ada Kamera Telefoto

Tidak Ada Kamera Telefoto

Ini juga bagus bahwa Xiaomi 12T Pro memiliki kamera 200MP. Tidak ada cara untuk menghasilkan foto berkualitas baik saat melakukan zoom, selain menggunakan cropping pada foto 200MP.

Ini karena tidak ada kamera telefoto di dalamnya, jadi optical lossless zoom tidak mungkin dilakukan. Anda masih dapat melakukan zoom digital melalui kamera utama, tetapi detail yang ditangkap akan mengalami kemunduran dibandingkan tanpa zoom.

Mereka yang mencari HP terjangkau dengan lensa telefoto dapat mempertimbangkan Infinix Zero X Pro yang dibanderol hanya Rp 4,8 juta. HP ini dilengkapi dengan lensa telefoto yang dapat melakukan perbesaran optik hingga 5x.

Selain telefoto, Xiaomi 12T Pro kini hanya akan dilengkapi dengan lensa makro biasa, bukan makro telefoto seperti pada seri Xiaomi 11T. Alhasil, kualitas foto makro tidak sebagus pendahulunya.

3. Tanpa Gorilla Glass Victus +

Tanpa Gorilla Glass Victus +

Selain mengganti lensa telemacro dengan makro hanya pada Xiaomi 12T Pro, HP ini juga mengalami penurunan ketahanan bodi. Tidak hanya hadir dengan bingkai plastik bukan logam seperti Xiaomi 11T Pro, HP ini tidak lagi menggunakan Gorilla Glass Victus.

Pada saat diluncurkan, Victus adalah kaca pelindung generasi tertinggi di Xiaomi 11T Pro. Gorilla Glass Victus dapat mengurangi risiko kerusakan jika HP terjatuh dari ketinggian 2 meter. Entah kenapa, Xiaomi 12T Pro malah dibalut dengan Gorilla Glass 5 yang dua generasi lebih tua dari Victus.

Kesimpulan

Apakah Xiaomi 12T Pro cocok disebut sebagai rajanya HP flagship? Bisa ya atau tidak. Yang pasti, hingga artikel ini ditulis, sangat jarang ada produsen yang berani meluncurkan smartphone dengan kamera beresolusi tinggi 200MP.

Meski bukan anggota dari seri andalan utama, varian “T” ini bisa dibilang setara dengan seri XIaomi 12. Pasalnya, pada saat tulisan ini dibuat, performa chipset Snapdragon 8+ Gen 1 miliknya masih yang terbaik di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *