Perbedaan Samsung Galaxy Z Flip Series Antar-generasi

Setelah sukses dengan tablet Samsung terbaru, kini brand Samsung kembali merilis produk baru, Samsung Galaxy Z Flip series, dimana menawarkan desain ponsel yang berbeda dari kebanyakan ponsel. Smartphone ini bisa dilipat dengan konsep flip yang dulu pernah digemari. Samsung mengaplikasikan konsep tersebut pada smartphone. Desainnya menjadi sangat menarik.

Dengan konsep ini, Samsung seperti ingin memberikan fasilitas smartphone yang fleksibel dan dapat dibawa kemana-kemana. Samsung Z Flip ini juga memiliki banyak pilihan di setiap seriesnya dengan keunggulan dan pengembangan tersendiri.

Terlebih samsung Galaxy z flip Series sudah hadir di Indonesia, bagi yang tertarik untuk memberinya berikut ini adalah hal-hal yang bisa dipertimbangkan untuk memutuskan membeli ponsel ini. Kamu bisa memilah-milah untuk menyesuaikan kebutuhanmu dengan keunggulan yang ditawarkan.

Samsung Galaxy Z Flip Series

1. Samsung Galaxy Z Flip Generasi Pertama

Samsung Galaxy Z Flip

Generasi pertama Samsung galaxy z flip series adalah Samsung galaxy z flip 1. Ponsel ini menjadi terobosan baru dengan menawarkan desain flip yang dapat dilipat. Sehingga terkesan sangat fleksibel namun tidak mengurangi fitur-fitur unggulan di dalamnya.

Desain ponsel secara utuh dimensinya sebesar 167,3 x 73,6 x 7,2 mm. Namun, ketika ponsel ini dilipat, dimensinya mengecil menjadi 2 bagian dengan ukuran 87,4 x 73,6 x 17,3. Dengan bobot 183 gram, samsung memberikan perangkat dengan desain mini yang praktis dan bisa diandalkan.

Dengan konsep lipat, memungkinkan ponsel ini memberi 2 layar sekaligus. Layar utama hadir dengan panel Dynamic Amoled. Layarnya berdimensi 6,7 inci. Layar ini juga dilengkapi dengan 1080 x 2636 pixel dan mampu mendukung HDR10+.

Untuk melakukan pelipatan pada ponsel, samsung memberikan terobosan yang menawan. Engsel yang digunakan sangat koheren dengan layar dan desain yang dibuat. Jadi terasa sangat toughtfull.

Sementara itu, pada performanya, Samsung juga tidak main-main. Pada generasi pertamanya ini, z flip 1 menggunakan chipset snapdragon 855+ dan dilengkapi GPU adreno 640. Z flip 1 juga menyediakan RAM sebesar 8 GB serta ROM berkapasitas besar hingga 265 GB.

Kamera yang ditawarkan juga amat mumpuni yaitu 2 kamera belakang dengan lensa masing-masing 12MP dan kamera depan 10 MP. Beterai yang digunakan yaitu sebesar 3000 MAh dengan kemampuan fastcharging.

Untuk warna bodi ponsel ini, Samsung menyediakan dua warna menarik yang bisa dipilih, yaitu warna mirror purple dan mirror black. Meski kedua warnanya terlihat sangat cantik, namun tetap cocok digunakan para pria. Ditopang desain lipat yang unik, ponsel flip milik Samsung ini sangat dicari para penggemar gadget yang bosan dengan desain ponsel yang monoton.

2. Seri Galaxy Z Flip 3 5G

Samsung galaxy z flip

Perbedaan dengan series sebelumnya yaitu seputar desain pada dimensi. Galaxy Z Flip 3 5G lebih praktis daripada generasi sebelumnya, baik saat dibentang ataupun dilipat. Dimensinya saat dibentang yaitu 166 x 72,2 x 6,9 mm, sedangkan ketika dilipat jadi 86,4 x 72,2 mm, dengan ketebalan pada bagian engsel 17,1 mm, dan ketebalan bagian cover 15,9 mm.

BACA JUGA :   Review HP Redmi Note 11 Terbaru 2022

Sedangkan pada Galaxy Z Flip memiliki dimensi 167,3 x 73,6 x 7,2 mm saat dibuka, dan 87,4 x 73,6 x 17,3 mm ketika dilipat. Meski dilihat dari segi dimensi kedua ponsel berbeda, namun bobot keduanya sama, yaitu 183 gram.

Selain itu, hal yang menjadi pembeda soal desainnya adalah adanya sertifikasi ketahanan air IPX 8 buat Galaxy Z Flip 3 5G. Sertifikasi ini memungkinkan ponsel berada  di air hingga kedalaman 1,5 m selama 30 menit.

Adanya sertifikat IPX 8 menjadikan Galaxy Z Flip 3 5G sebagai ponsel layar lipat pertama di dunia yang tahan terhadap air. Sedangkan pada generasi sebelumnya, belum punya sertifikasi ketahanan air maupun debu.

Perbedaan selanjutnya pada samsung galaxy z flip series yaitu pada layarnya yang memakai panel Foldable Dynamic AMOLED 2X. Panel ini diklaim memiliki latensi lebih kecil ketimbang Dynamic AMOLED yang digunakan pada Galaxy Z Flip. Latensi lebih kecil membuat respon dan sensitivitas layar menjadi lebih baik.

Selain itu, layar Galaxy Z Flip 3 5G juga telah mendukung laju penyegaran 120 Hz, dan bisa mencapai level kecerahan hingha 1200 nit. Sementara itu layar yang digunakan Galaxy Z Flip masih standar dengan refresh rate, 60 Hz. Yang mana hanya mamou memberi kecerahan maksimal layar Z Flip adalah 596 nit.

Perbedaan selanjutnya yaitu terdapat pada chipsetnya. Galaxy Z Flip 3 5G menggunakan chipset snapdragon 888. Hal ini sekaligus menjadikan Samsung sebagai ponsel dengan chipset Snapdragon 888 pertama yang muncul di Indonesia. Chipset ini merupakan SoC paling tinggi di tahun 2021.

Snapdragon 888 merupakan SoC 8 Inti dengan litografi 5 nm yang banyak dipakai oleh ponsel flagship.  Di dalamnya terdiri dari tiga klaster CPU, yakni satu buah Kryo 680 Prime (2,84 GHz), tiga buah Kryo 680 Gold 2,42 GHz), dan empat buah Kryo 680 Silver (1,8 GHz).

Kryo 680 Prime merupakan Cortex X-1, Kryo 680 Gold berasal dari Cortex A78, adapun Kryo 680 memiliki desain asli Cortex A55. Komponen lain yang tak kalah penting adalah GPU yang dimiliki yaitu. GPU 660 dengan frekuensi 840 MHz.

Nah itu dia perbedaan antara Samsung Galaxy z flip dengan generasi sesudahnya. Sebagai ponsel dengan desain mencolok dan terbaru,  Tentu semakin kedepan samsung galaxy z series memiliki perkembangan. Jadi pengguna bisa lebih bijak menentukan ponsel mana yang cocok dengan kebutuhannya. 

BACA JUGA :   Xiaomi 12T Pro, Ponsel Keluaran Terbaru Xiaomi?

Baca juga infomasi tentang seputar berita Gadget Terbaru di GOOGLE NEWS.