Apakah Investasi Film Indonesia Bisa menguntungkan? Simak Berikut ini

Investasi Film merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk menstabilkan posisi fiskalnya. Ada banyak industri yang layak dipertimbangkan ketika berinvestasi, salah satunya adalah industri perfilman Indonesia.

Perkembangan industri film Indonesia dapat dilihat dari data penonton film Indonesia dari tahun 2016 hingga tahun 2017 yang sangat menjanjikan. Lantas, apakah investasi di industri perfilman Indonesia menguntungkan? Temukan jawabannya melalui informasi lengkap di bawah ini!

Penonton Film Indonesia yang Terus Meningkat

Ada baiknya mengetahui tren jumlah penonton bioskop di Indonesia untuk mengetahui peluang keuntungan Investasi Film Indonesia. Menurut laporan Beritasatu.com, konsistensi perkembangan industri film Indonesia terlihat dari data jumlah penonton yang terus meningkat dari tahun 2015 hingga 2017.

Baca Juga : Cara Investasi Franchise Agar Bisa Mendapatkan Keuntungan

Jumlah penonton film Indonesia yang pada tahun 2015 sebesar 16,2 juta, meningkat lebih dari 100% hingga mencapai 34 juta. , pada tahun 2016 memiliki 5 juta penonton. Pada tahun 2017, terus tumbuh menjadi total 40,5 juta penonton.

Bangkitnya Industri Film Indonesia

Bangkitnya industri perfilman Indonesia dapat dilihat dari film-film nasional yang terkenal dan sukses meraih penonton yang banyak. Film Indonesia sukses lainnya menyusul setelah Sherina’s Adventures (2000-an), yang menandai kebangkitan perfilman Indonesia.

Setiap tahun ada film Indonesia yang mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Ambil contoh, film Pengabdi Setan (sebuah remake dari film aslinya dari tahun 1980-an) yang telah ditonton oleh lebih dari 4 juta orang. Film Warkop DKI Reborn: Jean Creek Boss! Bagian 2 juga mendapat jumlah penonton yang sama.

BACA JUGA >>  Jenis-jenis Investasi Jangka Pendek Untuk Pemula

Peluang Investasi Film Indonesia

Investasi Film Indonesia menawarkan peluang besar karena perkembangan yang dialami. Keberhasilan perfilman Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk masuk dan berinvestasi di industri perfilman Indonesia.

Baca Juga : Mengenal Jenis-jenis Investasi Finansial Untuk Masa Depan

Peluang tersebut semakin diperkuat dengan dikeluarkannya Daftar Negatif Investasi (DNI) yang memberikan peluang investasi bagi investor asing. Dominasi perusahaan lokal memang tidak salah, namun keterbukaan terhadap investor asing yang dapat membuka pasar lebih luas dan peluang yang lebih luas bagi industri perfilman Indonesia juga harus dimanfaatkan secara optimal.

Adanya Perluasan Layar Bioskop di Indonesia

Investasi Industri Film Indonesia bisa menguntungkan karena investor Korea berencana untuk memperluas bioskop di Indonesia. Investasi tersebut bisa mewujudkan keinginan Indonesia untuk menambah jumlah layar bioskop.

Dengan begitu, bioskop di Indonesia tidak lagi didominasi oleh sejumlah pengusaha tertentu. Meningkatnya jumlah bioskop juga mendorong pemerataan film di wilayah yang pasar film Indonesianya merupakan pasar film nasional.

Baca Juga : Cara Investasi Emas Antam Terbaik Untuk Pemula

Konsumsi Film yang Tinggi di Era Digital

Manfaat Investasi Film Indonesia juga terlihat dari tingginya tingkat konsumsi film di era digital saat ini. Saat ini berkat layanan streaming, masih cukup banyak penonton yang ingin menikmati menonton film setiap akhir pekan, tidak hanya melalui bioskop. Tingkat konsumsi film yang masih tinggi dan terus tumbuh dapat menguntungkan investor industri film Indonesia.

Informasi untuk memahami potensi keuntungan Investasi Film Indonesia. Berinvestasi dengan hati-hati dan hati-hati untuk mendapatkan hasil yang paling diharapkan. Semoga bermanfaat!

Baca juga infomasi tentang seputar berita Investasi Terbaru di  GOOGLE NEWS.

BACA JUGA >>  Beberapa Pengertian Apa Itu Investasi? Beserta Jenis-Jenisnya